Agreement among student, parent and teacher ratings of school inclusion: A multitrait-multimethod analysis

(Persetujuan antara peringkat murid, orang tua dan guru terhadap sekolah inklusi: sebuah analisis multisifat-multimetode)

Susanne Schwab, Carmen L.A. Zurbriggen, Martin Venetz

Journal of School Psychology, Volume 82, 2020, Hal. 1-16 (23-7-2020)

Pendidikan

Open Access

Kategori:

Abstrak Bahasa Inggris

One of the central objectives of inclusive education, and education in general, is not only to support every students' academic learning, but also their social and emotional development. It therefore is important to identify difficulties in a child's socio-emotional development at school. The current study investigates students' emotional inclusion and social inclusion, as well as students' academic self-concept from four different perspectives using the Perceptions of Inclusion Questionnaire (PIQ). In particular, we analyzed the degree of agreement between teacher, mother, and father ratings with students' self-reports. Moreover, we tested if students' gender and special educational needs (SEN) are predictors for possible bias in parent and teacher reports. Survey participants included 721 Austrian, Grade 4 students from 48 classes. In addition, data from 46 teachers, 466 mother reports, and 375 father reports were included. We assessed the consistency (i.e., agreement) between the different raters by means of multitrait-multimethod analyses, or more precisely, a correlated trait–correlated method minus one (CT-C[M-1]) model. Results of the CT-C(M-1) analyses indicated a rather strong rater bias (i.e., method effects) for all three dimensions of inclusion. However, the consistency for academic self-concept was higher than for emotional and social inclusion. Furthermore, gender and SEN status affected rater bias, particularly for teacher reports. Results suggested that it matters who reports students' emotional inclusion, social inclusion, and academic self-concept, which has methodological and practical implications.


Abstrak Bahasa Indonesia

Salah satu tujuan utama dari pendidikan inklusif, dan pendidikan pada umumnya, tidak hanya untuk menunjang proses pembelajaran akademik setiap siswa, tetapi juga pengembangan sosial dan emosional mereka. Oleh karena itu penting sekali untuk mengidentifikasi kesulitan-kesulitan dalam perkembangan sosio-emosional anak di sekolah. Penelitian ini menginvestigasi inklusi emosional dan inklusi sosial siswa, serta konsep diri siswa terhadap kemampuan akademiknya dari empat prespektif berbeda menggunakan Kuesioner Presepsi Inklusif (KPI). Secara khusus, kami menganalisa tingkat kesesuaian antara penilaian guru dan orang tua siswa dengan laporan diri siswa. Lebih lanjut, kami melakukan tes apakah jenis kelamin dan status siswa berkebutuhan khusus  (SBK) adalah prediktor untuk bias yang mungkin ada dalam laporan  orang tua dan guru. Peserta  survei terdiri dari 721 anak Austria, jenjang SD kelas 4 dari 48 kelas. Sebagai tambahan, data dari 46 guru, 466 laporan orang tua siswa dari pihak ibu, dan 375 laporan orang tua siswa dari pihak ayah juga diikutsertakan. Kami menilai dari segi konsistensi (dalam hal ini kesesuaian) antar penilai yang berbeda melalui analisis multitra-multimetode, atau lebih tepatnya, model sifat berkorelasi-metode berkorelasi minus satu. Hasil dari analisis dengan model ini mengindikasikan bias yang cukup kuat dari penilai (dalam hal ini efek metode) untuk ketiga dimensi inklusi. Meskipun demikian, konsistensi dari konsep diri siswa terhadap kemampuan akademiknya lebih tinggi dari inklusi emosional dan sosial. Lebih lanjut, jenis kelamin dan status SBK mempengaruhi bias dari penilai, terutama dari laporan guru. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa itu penting penting bagi siapa saja yang melaporkan inklusi emosional, inklusi sosial, dan konsep diri siswa terhadap kemampuan akademiknya, yang memiliki implikasi metodologis dan praktis.


Schwab, S., Zurbriggen, C. L. A., & Venetz, M. (2020). Agreement among student, parent and teacher ratings of school inclusion: A multitrait-multimethod analysis. Journal of School Phsycology, 18(2020), 1-16. https://doi.org/10.1016/j.jsp.2020.07.003


The original work of the article's abstract was translated from English to Indonesia.

Karya asli dari abstrak ini telah diterjemahkan dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia.


-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Penerjemah Abstrak: Indriani Nurul Fitri

Pengendali Mutu Abstrak: Isnaini Roro Pertiwi

#

emotional inclusion (inklusi emosional), social inclusion (inklusi sosial), academic self-concept (konsep akademik pribadi), mtmm (multisifat-multimetode), multi-informant research (penelitian berbasis multi informan)

logo wikilead white yellow.png
  • LinkedIn
  • Twitter
  • YouTube
  • Instagram
straight white pemimpin.id png.png
  • Facebook
  • Twitter
  • YouTube
  • Instagram

Daftar untuk informasi terbaru