Does an International Academic Environment Promote Study Abroad?

(Dampak Lingkungan Akademik Internasional Terhadap Ketertarikan Belajar di Luar Negeri)

Giorgio Di Pietro

Journal of Studies in International Education, 3 April 2020 (2-4-2020)

Pendidikan

Open Access

Kategori:

Abstrak Bahasa Inggris

Although many studies on international student mobility have examined the impact of individual factors (e.g., gender, age, family background) on students’ decision to study abroad, much less attention has been devoted to the role played by the institutional climate and characteristics of one’s home university. Using data from an Italian survey containing information on a large number of university students, this research investigated the extent to which a more international academic environment incentivizes students to participate in study abroad programs. A logit model was developed to estimate the effect that the degree of internationalization of one’s home university has on the probability that its students will study abroad, while controlling for several student-level factors. The empirical estimates indicate that this effect is significant, suggesting that being part of an international academic environment, where domestic students can interact more frequently with international students, helps motivate them to undertake study abroad. This result stresses the importance of engaging domestic students in the internationalization process of their universities.


Abstrak Bahasa Indonesia

Meskipun banyak studi tentang mobilitas siswa internasional meneliti pengaruh faktor individu (jenis kelamin, usia, dan latar belakang keluarga) terhadap keputusan siswa untuk belajar di luar negeri, tetapi masih sedikit penelitian yang mengaitkannya dengan peran lingkungan institusi dan karakteristik universitas di negara asal. Menggunakan data dari survei di Italia yang berisi informasi tentang sejumlah besar mahasiswa, penelitian ini menginvestigasi sejauh mana lingkungan akademik yang lebih international meningkatkan ketertarikan siswa untuk belajar di luar negeri. Model logit dikembangkan untuk mengukur pengaruh ini bahwa tingkat internasionalisasi universitas di negara asal memiliki kemungkinan bahwa siswanya akan belajar di luar negeri, sambil mengontrol beberapa faktor di tingkat siswa. Perkiraan empiris mengindikasikan bahwa dampaknya signifikan, menunjukkan bahwa menjadi bagian dari lingkungan akademik internasional, di mana pelajar domestik dapat lebih banyak berinteraksi dengan pelajar internasional, meningkatkan motivasi untuk belajar di luar negeri. Hasil ini menekankan pentingnya mengikutsertakan pelajar domestik dalam proses internasionalisasi di universitas.


Di Pietro, G. (2020). Does an International Academic Environment Promote Study Abroad? Journal of Studies in International Education. https://doi.org/10.1177/1028315320913260


The original work of the article's abstract was translated from English to Indonesia.

Karya asli dari abstrak ini telah diterjemahkan dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia.


-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Penerjemah Abstrak: Muhammad Dito A.

Pengendali Mutu Abstrak: Isnaini Roro Pertiwi

#

study abroad (belajar di luar negeri), academic environment (lingkungan akademik), Italy (Italia), internationalization (internasionalisasi), intergroup contact theory (teori kontak inter-grup)