Geographical tracking and mapping of coronavirus disease COVID-19/severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) epidemic and associated events around the world: How 21st century GIS technologies are supporting the global fight against outbreaks and epidemics

(Pelacakan Geografis dan Pemetaan Penyakit Coronavirus COVID-19 / Sindrom Pernapasan Akut Parah Epidemi Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) dan Peristiwa Terkait Di Seluruh Dunia: Bagaimana Teknologi GIS Abad ke-21 Mendukung Perjuangan Global Melawan Wabah dan Epidemi)

M. Kamel Boulos, E. Geraghty

International Journal of Health Geographic, Vol 19, 2020, Halaman 1-12 (10-3-2020)

Bisnis

Open Access

Kategori:

Abstrak Bahasa Inggris

In December 2019, a new virus (initially called ‘Novel Coronavirus 2019-nCoV’ and later renamed to SARS-CoV-2) causing severe acute respiratory syndrome (coronavirus disease COVID-19) emerged in Wuhan, Hubei Province, China, and rapidly spread to other parts of China and other countries around the world, despite China’s massive efforts to contain the disease within Hubei. As with the original SARS-CoV epidemic of 2002/2003 and with seasonal influenza, geographic information systems and methods, including, among other application possibilities, online real-or near-real-time mapping of disease cases and of social media reactions to disease spread, predictive risk mapping using population travel data, and tracing and mapping super-spreader trajectories and contacts across space and time, are proving indispensable for timely and effective epidemic monitoring and response. This paper offers pointers to, and describes, a range of practical online/mobile GIS and mapping dashboards and applications for tracking the 2019/2020 coronavirus epidemic and associated events as they unfold around the world. Some of these dashboards and applications are receiving data updates in near-real-time (at the time of writing), and one of them is meant for individual users (in China) to check if the app user has had any close contact with a person confirmed or suspected to have been infected with SARS-CoV-2 in the recent past. We also discuss additional ways GIS can support the fight against infectious disease outbreaks and epidemics.


Abstrak Bahasa Indonesia

Pada Desember 2019, sebuah virus baru (awalnya disebut 'Novel Coronavirus 2019-nCoV' dan kemudian berganti nama menjadi SARS-CoV-2) yang menyebabkan sindrom pernapasan akut parah (penyakit virus corona COVID-19) muncul di Wuhan, Provinsi Hubei, China, dan secara cepat menyebar ke bagian lain di negara China dan negara lain di seluruh dunia, meskipun China telah melakukan upaya masif untuk membatasi penyakit di dalam Hubei. Seperti dengan epidemi SARS-CoV yang asli pada tahun 2002/2003 dan dengan influenza musiman, sistem dan metode informasi geografis, termasuk di antaranya kemungkinan aplikasi lainnya, pemetaan kasus penyakit dengan waktu yang sebenarnya secara daring atau hampir tepat dengan waktu yang sebenarnya, dan dari reaksi media sosial terhadap penyebaran penyakit, pemetaan risiko prediktif menggunakan data perjalanan populasi, dan penelusuran serta pemetaan lintasan penyebar super dan kontak lintas ruang dan waktu, terbukti sangat diperlukan untuk pemantauan dan respons epidemi yang tepat waktu dan efektif. Makalah ini menawarkan petunjuk kepada, dan menjelaskan berbagai GIS daring /seluler praktis dan dasbor pemetaan serta aplikasi untuk melacak epidemi virus corona 2019/2020 dan peristiwa-peristiwa yang terkait saat berlangsung di seluruh dunia. Beberapa dari dasbor dan aplikasi ini menerima pembaruan data hampir secara waktu aslinya (pada saat penulisan), dan salah satunya dimaksudkan untuk pengguna individu (di Cina) untuk memeriksa apakah pengguna aplikasi telah melakukan kontak dekat dengan orang yang dikonfirmasi atau diduga terinfeksi SARS-CoV-2 belakangan ini. Kami juga membahas cara-cara tambahan GIS dapat mendukung perang melawan wabah dan epidemi penyakit menular.


Kamel Boulos, M. N., & Geraghty, E. M. (2020). Geographical tracking and mapping of coronavirus disease COVID-19/severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) epidemic and associated events around the world: how 21st century GIS technologies are supporting the global fight against outbreaks and epidemics. International Journal of Health Geographics, 19(1). https://doi.org/10.1186/s12942-020-00202-8


The original work of the article's abstract was translated from English to Indonesia.

Karya asli dari abstrak ini telah diterjemahkan dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia.


-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Penerjemah Abstrak: Queennesia Angela Evangelista

Pengendali Mutu Abstrak: Rania Arabella

#

covid-19 (covid-19), gis (geographic information system/ sistem informasi geografis), sars-cov-2 (sars-cov-2)

logo wikilead white yellow.png
  • LinkedIn
  • Twitter
  • YouTube
  • Instagram
straight white pemimpin.id png.png
  • Facebook
  • Twitter
  • YouTube
  • Instagram

Daftar untuk informasi terbaru