Interactions Between Socioeconomic Status and Mental Health Outcomes in the Nigerian Context Amid COVID-19 Pandemic: A Comparative Study

(Interaksi antara Status Sosial Ekonomi dan Hasil Kesehatan Mental dalam Konteks Nigeria di Tengah Pandemi COVID-19: Sebuah Studi Komparatif)

Samson F Agberotimi, Olusola S Akinsola, Rotimi Oguntayo, Abayomi O Olaseni

Frontiers in Psychology, Volume 11, 6 Oktober 2020 (5-10-2020)

Motivasi

Open Access

Kategori:

Abstrak Bahasa Inggris

his study examines the mental health outcomes among the healthcare personnel and the general population and the role of socioeconomic status. Eight hundred and eighty-four (884) residents in Nigeria comprising 382 healthcare personnel and 502 general residents aged between 18 to 78 years (M = 28.75, SD = 8.17) responded to an online survey with measures of Impact of Event Scale-Revised (IES-R), Generalized Anxiety Disorder (GAD-7), Patient Health Questionnaire (PHQ-9), and Insomnia Severity Index. Collected data were subjected to statistical analysis using the SPSS v.25. Results revealed significant difference in the prevalence of depressive symptoms (χ2 = 14.26; df = 4; p < 0.01), insomnia symptoms (χ2 = 40.21; df = 3; p < 0.01), posttraumatic stress symptoms (χ2 = 08.34; df = 3; p < 0.05), and clinical anxiety symptoms (χ2 = 06.71; df = 1; p < 0.05) among healthcare personnel and the general population, with a higher prevalence reported by the healthcare personnel. Further, socioeconomic status significantly influences prevalence of depressive symptoms (χ2 = 04.5; df = 4; p < 0.05). The study concluded that the prevalence of poor mental health outcomes during the COVID-19 crisis among Nigerians is worrisome. Also, the socioeconomic status of the citizens has serious implications on depressive symptoms. The study recommends that the government and stakeholders should pay attention to policy that will favor tele-mental health services and adequate palliative measures to cushion the psycho-economic impacts of COVID-19 on residents. Also, healthcare workers should be considered for better remuneration and other welfare benefits to sustain their well-being during the present and future pandemic.


Abstrak Bahasa Indonesia

Studi ini mengkaji hasil kesehatan mental di tengah-tengah petugas kesehatan dan masyarakat umum dan peran status sosial ekonomi. Delapan ratus delapan puluh empat (884) penduduk di Nigeria yang terdiri dari 382 petugas kesehatan dan 502 masyarakat umum berusia antara 18 hingga 78 tahun (M = 28,75, SD = 8,17) menanggapi survei online dengan ukuran dari Dampak Skala Kejadian-Revisi ( DSK-R), Gangguan Kecemasan Umum (GKU-7), Kuesioner Kesehatan Pasien (KKP-9), dan Indeks Keparahan Insomnia. Data yang dikumpulkan menjadi sasaran analisis statistik menggunakan SPSS v.25. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam meratanya gejala depresi (χ2 = 14,26; df = 4; p <0,01), gejala insomnia (χ2 = 40,21; df = 3; p <0,01), gejala stres pasca trauma (χ2 = 08,34; df = 3; p <0,05), dan gejala kecemasan klinis (χ2 = 06,71; df = 1; p <0,05) antara tenaga kesehatan dan masyarakat umum, dengan kelaziman yang lebih tinggi dilaporkan oleh tenaga kesehatan. Selanjutnya, status sosial ekonomi secara signifikan mempengaruhi meratanya gejala depresi (χ2 = 04,5; df = 4; p <0,05). Studi tersebut menyimpulkan bahwa kelaziman hasil kesehatan mental yang buruk selama krisis COVID-19 di antara orang Nigeria mencemaskan. Selain itu, status sosial ekonomi warga memiliki implikasi serius pada gejala depresi. Studi merekomendasikan agar pemerintah dan pemangku kepentingan seharusnya memperhatikan kebijakan yang akan membantu layanan kesehatan mental dan tindakan paliatif yang memadai untuk meredam dampak psiko-ekonomi COVID-19 pada penduduk. Selain itu, petugas layanan kesehatan harus dipertimbangkan untuk mendapatkan pendapatan yang lebih baik dan tunjangan kesejahteraan lainnya untuk mempertahankan kesejahteraan mereka selama pandemi saat ini dan masa depan.


Agberotimi, S. F., Akinsola, O. S., Oguntayo, R., & Olaseni, A. O. (2020). Interactions Between

Socioeconomic Status and Mental Health Outcomes in the Nigerian Context Amid COVID-19 Pandemic: A Comparative Study. Frontiers in Psychology11, 559819. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2020.559819


The original work of the article's abstract was translated from English to Indonesia.

Karya asli dari abstrak ini telah diterjemahkan dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia.


-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Penerjemah Abstrak: Aprilia Ratna Ning Tyas

Pengendali Mutu Abstrak: Nadia Hadisty Azzahra

#

covid-19 (covid-19), Nigeria (Nigeria), healthcare workers (tenaga kesehatan), mental health (kesehatan mental), socioeconomic status (status sosial ekonomi)