Pandemic leadership: Lessons from New Zealand's approach to COVID-19

(Kepemimpinan di Masa Pandemi : Pelajaran dari pendekatan Selandia Baru terhadap COVID-19)

Suze Wilson

Leadership, Vol. 16, Isu 3, Hal. 279-293 (25-5-2020)

Kepemimpinan

Open Access

Kategori:

Abstrak Bahasa Inggris

This case study analyses the leadership approach and practices of the New Zealand government, led by Prime Minister Jacinda Ardern, in the response thus far to the COVID-19 pandemic. It reports on how a shared sense of purpose has been established, that of minimizing harm to lives and livelihoods, for which the government has sought – and secured – New Zealanders’ commitment. Key leadership practices comprise the government’s willingness to themselves be led by expertise, its efforts to mobilise the population, and to enable coping, all of which serve to build the trust in leadership needed for transformative, collective action such as the pandemic demands. At the time of writing, New Zealand appears well on track to achieve its ambitious goal of achieving rapid and complete control over the COVID-19 outbreak – not just ‘flattening the curve’ as other countries are struggling to do – at least in part due to these leadership contributions. A framework of good practices for pandemic leadership is offered drawn from this case study, in the hope transferable lessons can be taken to aid others in the continuing struggle to limit the harm COVID-19 poses to lives and livelihoods throughout the world.


Abstrak Bahasa Indonesia

Pada studi kasus ini menganalisa pendekatan dan praktik kepemimpinan dari pemerintah Selandia Baru yang dipimpin oleh Perdana Menteri Jacinda Ardern dalam menangani pandemi COVID-19 hingga saat ini. Studi ini melaporkan bagaimana tujuan yang telah ditetapkan, yaitu meminimalisir bahaya pada kehidupan dan mata pencaharian, untuk itu pemerintah telah berkomitmen mengupayakan dan menjamin rakyat Selandia Baru. Kunci praktik kepemimpinan meliputi kesediaan diri pemimpin untuk dipimpin oleh keahliannya, hal itu merupakan usaha untuk mengerahkan penduduk dan untuk mengizinkan koping, dimana itu semua bertujuan untuk membangun kepercayaan di dalam kepemimpinan yang dibutuhkan untuk aksi kolektif transformatif seperti tuntutan pandemi. Saat penulisan, Selandia Baru tampak berada di jalan yang benar untuk mencapai tujuannya untuk mengatasi dengan cepat dan menyelesaikan wabah COVID-19 ini, tidak hanya ‘meratakan kurva’ seperti negara lain yang sedang berjuang, setidaknya sebagian ada kontribusi dari kepemimpinan. Kerangka praktik dari kepemimpinan yang baik telah disusun dalam studi kasus ini, dengan harapan ada pelajaran dapat diambil untuk membantu orang lain dalam perjuangan yang berkelanjutan untuk membatasi bahaya yang ditimbulkan COVID-19 terhadap kehidupan dan mata pencaharian di seluruh dunia.


Wilson, S. (2020). Pandemic leadership: Lessons from New Zealand’s approach to COVID-19. Leadership, 16(3), 279–293. https://doi.org/10.1177/1742715020929151


The original work of the article's abstract was translated from English to Indonesia.

Karya asli dari abstrak ini telah diterjemahkan dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia.


-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Penerjemah Abstrak: Irene Nuariza Prasetyo

Pengendali Mutu Abstrak: Eric Dheva Tachta Armada

#

covid-19 (covid-19), leadership (kepemimpinan), new zealand government (pemerintahan selandia baru), jacinda ardern (jacinda ardern), leadership practices (praktik kepemimpinan)

logo wikilead white yellow.png
  • LinkedIn
  • Twitter
  • YouTube
  • Instagram
straight white pemimpin.id png.png
  • Facebook
  • Twitter
  • YouTube
  • Instagram

Daftar untuk informasi terbaru