Perceived Stress and Daily Well-Being During the COVID-19 Outbreak: The Moderating Role of Age

(Stres yang Dirasakan dan Kesehatan Sehari-hari Selama COVID-19 Wabah: Pengaruh Moderasi dari Usia)

Da Jiang

Frontiers in Psychology, 2020 (11-11-2020)

Motivasi

Open Access

Kategori:

Abstrak Bahasa Inggris

Older adults are considered one of the most vulnerable groups to COVID-19. However, previous studies on emotion and aging have found that older adults report better wellbeing than younger adults in global surveys and daily reports. To better understand older adults’ wellbeing during the COVID-19 outbreak, we examined age differences in daily affective experiences in this study.

Two hundred and thirty-one participants from mainland China aged 18 to 85 were recruited to participate in the 14-day daily diary study, after a pretest. Their trait affect and demographic information were measured in the pretest. Their daily affect and stress levels were measured in the daily assessments.

I found that older adults reported lower perceived stress related to COVID- 19 in daily life, compared to younger adults. The negative relationship between daily perceived stress and high arousal positive affect and the positive relationship between daily perceived stress and high arousal negative affect was weaker in older than younger adults.

These results provide initial evidence of daily affective wellbeing across different age groups in adulthood during the COVID-19 outbreak. Such information is important for developing interventions to promote better wellbeing during the COVID-19 outbreak.


Abstrak Bahasa Indonesia

Kelompok paruh baya dianggap sebagai salah satu kelompok yang paling rentan terhadap COVID-19. Meskipun begitu, penelitian sebelumnya mengenai emosi dan penuaan menemukan bahwa kelompok paruh baya menunjukkan kesejahteraan hidup lebih baik dibandingkan kelompok dewasa muda dalam survei global dan laporan harian. Untuk lebih memahami kesejahteraan hidup kelompok paruh baya selama wabah COVID-19, di studi ini kami memeriksa kegiatan sehari-hari yang dilakukan oleh kelompok orang yang berbeda usia.

Dua ratus tiga puluh satu peserta dari daratan Cina yang berusia 18 hingga 85 direkrut untuk berpartisipasi dalam studi menggunakan buku harian selama 14 hari, setelah melalui pretest. Karakter dan informasi demografis mereka diukur dalam pretest. Kegiatan harian dan tingkat stres akan diukur pada penilaian harian.

Peneliti menemukan bahwa tingkat stress yang diderita oleh kelompok paruh baya karena COVID-19 rendah dibandingkan orang muda. Hubungan negatif antara stres yang dirasakan setiap hari terhadap pengaruh positif gairah tinggi dan hubungan positif antara stres yang dirasakan setiap hari terhadap pengaruh negatif gairah tinggi lebih rendah pada kelompok paruh baya dibandingkan kelompok dewasa muda.

Hasil ini memberikan bukti awal tentang kesejahteraan hidup afektif harian di berbagai kelompok usia dewasa selama wabah COVID-19. Informasi ini penting untuk digunakan dalam mengembangkan intervensi guna meningkatkan kesejahteraan hidup yang lebih baik selama wabah COVID-19.


Jiang, D. (2020). Perceived Stress and Daily Well-Being During the COVID-19 Outbreak: The Moderating Role of Age. Frontiers in Psychology, 11. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2020.571873


The original work of the article's abstract was translated from English to Indonesia.

Karya asli dari abstrak ini telah diterjemahkan dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia.


-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Penerjemah Abstrak: Mutiara Annisa Sinaga

Pengendali Mutu Abstrak: Tim Research Wikilead

#

affective experiences (pengalaman afektif), perceived stress (persepsi stres), age (usia), daily diary (catatan harian), covid-19 (covid-19)

logo wikilead white yellow.png
  • LinkedIn
  • Twitter
  • YouTube
  • Instagram
straight white pemimpin.id png.png
  • Facebook
  • Twitter
  • YouTube
  • Instagram

Daftar untuk informasi terbaru