Psychiatric and neuropsychiatric presentations associated with severe coronavirus infections: a systematic review and meta-analysis with comparison to the COVID-19 pandemic.

(Timbulnya Gejala Psikiatri dan Neuropsikiatri Terkait dengan Infeksi Virus Corona yang Berat: Tinjauan Sistematis dan Meta-analisis Perbandingan dengan Pandemi COVID-19)

Rogers JP, Chesney E, Oliver D, Pollak TA, McGuire P, Fusar-Poli P, Zandi MS, Lewis G,
David AS

Lancet Psychiatry, Juli 2020, Volume 7, Isu 7, Hal. 611-627 (17-5-2020)

Motivasi

Open Access

Kategori:

Abstrak Bahasa Inggris

Before the COVID-19 pandemic, coronaviruses caused two noteworthy outbreaks: severe acute respiratory syndrome (SARS), starting in 2002, and Middle East respiratory syndrome (MERS), starting in 2012. We aimed to assess the psychiatric and neuropsychiatric presentations of SARS, MERS, and COVID-19. In this systematic review and meta-analysis, MEDLINE, Embase, PsycINFO, and the Cumulative Index to Nursing and Allied Health Literature databases (from their inception until March 18, 2020), and medRxiv, bioRxiv, and PsyArXiv (between Jan 1, 2020, and April 10, 2020) were searched by two independent researchers for all English-language studies or preprints reporting data on the psychiatric and neuropsychiatric presentations of individuals with suspected or laboratory-confirmed coronavirus infection (SARS coronavirus, MERS coronavirus, or SARS coronavirus 2). We excluded studies limited to neurological complications without specified neuropsychiatric presentations and those investigating the indirect effects of coronavirus infections on the mental health of people who are not infected, such as those mediated through physical distancing measures such as self-isolation or quarantine. Outcomes were psychiatric signs or symptoms; symptom severity; diagnoses based on ICD-10, DSM-IV, or the Chinese Classification of Mental Disorders (third edition) or psychometric scales; quality of life; and employment. Both the systematic review and the meta-analysis stratified outcomes across illness stages (acute vs post-illness) for SARS and MERS. We used a random-effects model for the meta-analysis, and the meta-analytical effect size was prevalence for relevant outcomes, I2 statistics, and assessment of study quality.


Abstrak Bahasa Indonesia

Sebelum pandemi COVID-19, virus corona menyebabkan dua wabah yang patut diperhatikan: sindrom pernapasan akut berat (SARS), bermula pada tahun 2002, dan sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS), bermula pada tahun 2012. Peneliti bertujuan untuk menilai timbulnya gejala psikiatri dan neuropsikiatri dari SARS, MERS, dan COVID-19. Dalam tinjauan sistematis dan meta-analisis ini, pangkalan data MEDLINE, Embase, PsycINFO, dan CINAHL (sejak awal hingga 18 Mar 2020), dan medRxiv, bioRxiv, dan PsyArXiv (antara 1 Jan 2020, dan 10 Apr 2020) telah diperiksa oleh dua peneliti independen untuk semua studi atau laporan data pracetak berbahasa Inggris tentang gejala psikiatri dan neuropsikiatri dari individu dengan dugaan infeksi atau terkonfirmasi dengan infeksi virus corona oleh laboratorium (virus SARS, virus MERS, atau virus SARS 2). Penelitian ini terbatas pada komplikasi neurologis yang tidak disertai oleh timbulnya gejala neuropsikiatri dan studi yang menyelidiki efek tidak langsung infeksi virus corona terhadap kesehatan mental orang yang tidak terinfeksi, seperti mereka yang melalui tindakan pembatasan fisik seperti isolasi mandiri atau karantina. Hasilnya adalah tanda-tanda atau gejala-gejala psikiatri; keparahan gejala; diagnosis berdasarkan ICD-10, DSM-IV, atau CCMD (edisi ketiga) atau skala psikometri; kualitas hidup; dan pekerjaan. Baik tinjauan sistematis maupun meta-analisis telah mengelompokkan hasil di seluruh tahap penyakit (akut vs pasca-penyakit) untuk SARS dan MERS. Model efek acak digunakan untuk meta-analisis dan ukuran efek meta-analitis adalah prevalensi untuk hasil yang relevan, statistik I2, dan penilaian kualitas studi.


Rogers, J. P., Chesney, E., Oliver, D., Pollak, T. A., McGuire, P., Fusar-Poli, P., Zandi, M. S., Lewis, G., & David, A. S. (2020). Psychiatric and neuropsychiatric presentations associated with severe coronavirus infections: a systematic review and meta-analysis with comparison to the COVID-19 pandemic. The Lancet Psychiatry. https://doi.org/10.1016/s2215-0366(20)30203-0


The original work of the article's abstract was translated from English to Indonesia.

Karya asli dari abstrak ini telah diterjemahkan dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia.


-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Penerjemah Abstrak: Gabriella Ery Kusumaningtyas

Pengendali Mutu Abstrak: Nadia Hadisty Azzahra

#

coronavirus infections (infeksi virus corona), fatigue (kelelahan), nervous system diseases (penyakit saraf), severe acute respiratory syndrome (sindrom pernapasan akut berat)

logo wikilead white yellow.png
  • LinkedIn
  • Twitter
  • YouTube
  • Instagram
straight white pemimpin.id png.png
  • Facebook
  • Twitter
  • YouTube
  • Instagram

Daftar untuk informasi terbaru