5 Buku yang Dibaca oleh sang Pemimpin BTS, Kim Nam Joon

Selain menjadi pemimpin boygroup BTS, Kim Nam Joon alias RM BTS juga memiliki hobi membaca buku, lho. Buku-buku apa saja yang dibaca olehnya? Simak, yuk!


1. Demian

buku yang dibaca kim nam joon

Buku yang ditulis oleh Herman Nesse ini diterbitkan pertama kali tahun 1919. Buku ini menceritakan tentang Emil Sinclair yang dibesarkan oleh keluarga kaya. Sebagai bagian keluarga kaya, ia dituntut untuk menjadi seperti orang tuanya: berpendidikan, kaya, dan baik. Sampai suatu ketika, ia dipertemukan seseorang bernama Alex Demian yang membantunya untuk menjadi ‘manusia’.


2. Kim Jiyoung, Born 1982

Buku Kim Jiyoung, Born 1982


Tidak kalah seru, buku yang ditulis oleh Cho Nam Joo ini menceritakan tentang seorang wanita mapan yang harus berhenti dari pekerjaannya dengan alasan mengurusi keluarga. Buku yang diterbitkan tahun 2016 ini membuka pikiran Wikileaders terhadap isu patriarki yang sangat kental di Korea Selatan. Buku ini juga sudah ada versi terjemahan ke bahasa Indonesia, lho.


3. I Want to Die But I Want to Eat Tteokpokki

Buku I Want to Die But I Want to Eat Tteokpokki


Buku ini ditulis oleh Baek Se Hee dan diterbitkan tahun 2019. Buku ini berisi tentang esai yang membuat Wikileaders dapat mencintai diri sendiri. Buku ini juga mengambil perspektif dari kehidupan masyarakat Korea Selatan. Maka dari itu, tak dapat dimungkiri juga kalau buku ini menjadi best seller di Negeri Ginseng itu.


4. Norwegian Wood

Buku Norwegian Wood

Buku yang dikarang oleh penulis Jepang, Haruki Murakami, ini diterbitkan tahun 1987. Novel ini mengisahkan tentang Toru Watanabe yang dihadapkan oleh dua wanita cantik, tetapi memiliki masa lalu yang cukup rumit. Novel ini mengambil latar di Tokyo, Jepang, sekitar tahun 1960 di mana gerakan mahasiswa Jepang cukup masif.


5. The Miracles of The Namiya General Store/Namiya Zakkaten no Kiseki

Buku The Miracles of The Namiya General Store

Buku terakhir berasal dari Jepang lagi. Buku yang ditulis oleh Keigo Higashino ini diterbitkan tahun 2012. Buku ini menceritakan toko kelontong bernama Namiya yang menjadi tempat curhat bagi masyarakat tahun 1980 yang dimiliki oleh Yuji Namiya. Setelah 32 tahun berselang, Toko Namiya terbengkalai dan ditinggali oleh 3 penjahat, yakni Atsuya, Shota, dan Kohei. Selama tinggal dalam toko tersebut, beberapa keanehan dan rahasia tentang Toko Namiya mulai terungkap.


Takarir:


Meski padatnya jadwal, pemimpin BTS, Kim Nam Joon tidak lupa dalam menuntut ilmu, lho. Buku-buku yang ia baca cukup keren dan cocok banget untuk direkomendasikan ke Wikileaders nih. Wikileaders sudah membaca rekomendasi buku dari Kim Nam Joon, belum?




20 views0 comments

Recent Posts

See All