Melirik Persentase Vaksinasi COVID-19 di Tahun 2021


Persentasi Vaksinasi COVID-19

Akhir-akhir ini, vaksinasi menjadi sebuah topik yang sering kali menjadi perbincangan di tengah masyarakat. Setelah menunggu sekian lama, akhirnya di tahun 2021 mulai bermunculan vaksin COVID-19, seperti Sinovac, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, hingga vaksin Biofarma.


Vaksinasi COVID-19 menjadi salah satu cara efektif untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Sayangnya, masih banyak orang-orang yang tidak mau divaksin karena termakan beberapa hoaks yang menakutkan.


Bukankah dari bayi kita sudah melakukan vaksinasi? Kalau begitu, mengapa harus takut menghadapi vaksinasi COVID-19? Vaksinasi Covid-19 tentu bukan sekadar formalitas belaka, tetapi memiliki banyak sekali manfaat di dalamnya.


Kenapa Vaksinasi COVID-19 itu Penting?


1. Meminimalisasi Penyebaran COVID-19


Vaksinasi COVID-19 dapat membantu pengurangan penyebaran Covid-19. Dengan vaksinasi, otomatis tubuh kita menjadi lebih kuat ketika menghadapi virus. Ketika virus itu masuk, kemungkinan kita terinfeksi menjadi kecil.


Adapun jika orang yang telah divaksin masih terpapar virus COVID-19, maka vaksin akan mencegah tubuh supaya tidak mengalami gejala parah akibat koronavirus. Oleh karena itu, tidak heran kalau beberapa penelitian mengatakan bahwa vaksin COVID-19 terbukti efektif untuk mencegah seseorang terinfeksi koronavirus.

2. Melindungi Tubuh dan Membentuk Antibodi


Vaksin dapat membentuk antibodi sehingga pertahanan tubuh kita menjadi lebih kuat. Ketika sudah divaksinasi dan antibodi tubuh terbentuk, kita sudah tidak lagi khawatir jika ada virus COVID-19 yang mencoba masuk. Vaksinasi membuat virus lebih sulit untuk menginfeksi tubuh.


Saat virus masuk ke tubuh kita, sistem imun tentu membutuhkan waktu untuk merespons dan memproduksi antibodi baru untuk melawan virus tersebut. Sayangnya, ketika tubuh belum memiliki antibodi, nantinya virus tidak bisa dilawan dan akhirnya rentan untuk jatuh sakit. Bagaimana cara kerja vaksin? Vaksin bekerja untuk membentuk antibodi spesifik yang bisa mengalahkan patogen atau penyakit yang masuk.


Pada umumnya, jika kita sudah mendapatkan satu hingga dua dosis vaksin, maka kita akan terlindungi dari suatu penyakit. Begitu juga dengan vaksin COVID-19 dapat membuat kita terlindungi untuk tidak terpapar virus COVID-19.


3. Melindungi Orang Lain di Sekitar


Tentunya, vaksin akan membuat kita lebih kuat menghadapi virus dan semakin memperbesar peluang agar kita tetap sehat. Jika kita sehat, maka tidak ada virus yang kita sebarkan kepada orang-orang di sekitar kita.


4. Mempercepat Kekebalan Kelompok


Sobat Wikileaders pernah mendengar istilah kekebalan kelompok atau herd immunity? Herd immunity merupakan suatu keadaan yang menjelaskan bahwa penduduk di suatu daerah tertentu sudah memiliki kekebalan imunitas dalam menghadapi suatu virus penyebab penyakit.

Ketika sudah banyak orang yang divaksin, kondisi yang disebut herd immunity akan terbentuk. Semakin banyak orang yang sudah divaksinasi, maka herd immunity semakin kuat terbentuk.


5. Menghentikan Penyebaran COVID-19 Demi Masa Depan Cerah


Tentunya, tujuan dari pelaksanaan vaksin adalah untuk menghentikan virus COVID-19. Saat virus dari COVID-19 sudah musnah, keselamatan anak cucu kita akan terjamin. Bayangkan bagaimana jadinya kalau virus dari COVID-19 ini masih merajalela besar-besaran hingga beberapa generasi ke depan? Wah, dunia akan semakin parah!


Persentase Vaksinasi COVID-19 di Dunia


Hingga saat ini, sebanyak 51.20 % orang sudah melakukan vaksinasi di dunia dengan rincian 28, 87 % orang sudah divaksin lengkap hingga dosis kedua dan sebanyak 16,79 % orang baru melakukan vaksin dosis pertama. Berikut adalah data persentase vaksin COVID-19 dari beberapa negara.


Persentase Vaksinasi COVID-19

Persentase Vaksinasi COVID-19 di Indonesia


Per 9 November 2021 di Indonesia, sebanyak 45,76 % masyarakat Indonesia sudah melakukan vaksinasi dengan rincian 28,97 % sudah divaksin vaksin dosis pertama kedua dan 16,79 % baru melakukan vaksin dosis pertama.


Adapun dosis vaksin ketiga atau vaksin boosters baru dilakukan untuk para tenaga kesehatan. Dosis ketiga ini belum diberikan untuk masyarakat umum karena yang diprioritaskan memang tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam menghadapi pandemi. Menurut data, terhitung ada 1.170.175 orang tenaga kesehatan yang sudah divaksinasi hingga dosis ketiga.

Vaksinasi sangat penting untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Oleh karena itu, jangan takut untuk divaksin demi kebaikan bersama.


Meskipun sudah divaksin, jangan lupa untuk tetap menerapkan protokol kesehatan 6M, ya! Yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, dan yang terakhir adalah menghindari makan bersama.


3 views0 comments

Recent Posts

See All