Mengenal Lebih Jauh Sosok Agatha Christie, Si Ratu Kejahatan



Sosok Agatha Christie



Siapa yang suka membaca buku bergenre kejahatan, thriller, dan detektif? Pasti sudah tak asing lagi dengan buku-buku karya Agatha Christie bukan? Akan tetapi, tak banyak yang mengenal lebih jauh sosoknya.


Agatha Christie dikenal dengan julukan Si Ratu Kejahatan karena buku-buku yang ditulisnya mayoritas bercerita tentang fiksi kriminalitas. Hingga akhir hayatnya, Agatha Christie sudah menulis 66 novel detektif dan 14 cerita pendek. Bagaimana dia memulai kariernya sebagai penulis fiksi kriminalitas, kok bisa sebegitu konsistennya?


Yuk simak biografi Agatha Cristie berikut ini:


Hampir Buta Aksara Berujung Cinta Membaca


Agatha Cristie terlahir di keluarga yang kaya dan terhormat di Torquay, Inggris pada 15 September 1980. Sayangnya, keluarga Cristie masih konservatif terhadap pendidikan sehingga tidak menyekolahkan dia hingga umur 15 tahun. Ibunya juga melarang Cristie untuk membaca dan menulis. Saat umur 8 tahun, Cristie pun mulai belajar membaca secara otodidak.


Setelah bisa membaca, Cristie jadi suka membaca buku. Buku favoritnya ketika baru bisa membaca adalah buku anak yang ditulis oleh Mary Louisa dan Edith Nesbit.


Novel Pertama Lahir dari Sebuah Tantangan


Siapa sangka, awal mula Christie menulis novel karena ditantang oleh saudaranya sendiri untuk membuktikan bahwa dirinya bisa menulis cerita fiksi yang panjang. Tantangan tersebut melahirkan sebuah novel berjudul The Mysterious Affair at Styles dengan Detektif Hercule Poirot sebagai tokoh di dalamnya.


Ditolak Berkali-kali, Tapi Tidak Menyerah!


Perjalanan karier Christie dalam kepenulisan tidaklah mulus. Di awal meniti karir, novel Christie yang berjudul The Mysterious Affair at Styles sempat mengalami penolakan hingga 6 kali oleh 6 penerbit yang berbeda. Akan tetapi, Christie terus menulis dan tidak menyerah. Hingga tahun 1920, The Mysterious Affair at Styles berhasil naik cetak.


Rahasia 20 Tahun Agatha Christie


Tidak hanya sukses dengan novel-novel dengan nama penulis Agatha Christie, ternyata Christie juga menulis enam novel dengan nama pena Mary Westmacott. Nama samaran tersebut berhasil disembunyikan selama 20 tahun sebelum akhirnya terbongkar.


Pernah Menghilang Secara Misterius


Di tengah karirnya sebagai penulis bergenre kriminal yang terkenal, Agatha Christie pernah hilang selama 10 hari secara misterius. Kabar hilangnya Christie muncul di berbagai media. Ada lebih dari 1.000 polisi yang dikerahkan dan dibantu oleh ribuan sukarelawan untuk mencari keberadaan Christie. Ternyata Christie menghilang karena ingin menenangkan dirinya dari masalah rumah tangga.


Mendapat Rekor Dunia, Menakjubkan!


Berkat ketekunannya dalam menulis novel, Christie diangkat menjadi bintang kekaisaran Britania Raya. Selain itu, Guiness World Record juga menobatkan Christie sebagai penulis fiksi terlaris sepanjang masa. Bagaimana tidak, novel-novel Christie terjual hingga lebih dari dua miliar eksemplar. Wah, keren!


Rekomendasi Buku Agatha Christie:

  1. The Murder of Roger Ackroyd (1926)

  2. Peril at End House (1932)

  3. Murder on the Orient Express (1934)

  4. The ABC Murders (1935)

  5. And Then There Were None (1939)

  6. Five Little Pigs (1943)

  7. Crooked House (1949)

  8. A Murder is Announced (1950)

  9. Endless Night (1967)

  10. Curtain: Poirot’s Last Case (1975)


7 views0 comments