Siapa Sosok di Balik Vaksin COVID-19 AstraZeneca?


sosok di balik vaksin covid-19

Hai sobat Wikileaders, sudah pada vaksin COVID-19 belum? Kalau sudah, kalian pakai vaksin jenis apa? Adakah yang disuntik vaksin AstraZeneca?


Vaksin asal Inggris ini cukup populer di kalangan masyarakat Indonesia. Nah, ngomong-ngomong soal vaksin AstraZeneca, sudah pada tahu belum siapa sosok di balik vaksin COVID-19 tersebut?


Perkenalkan Sarah Gilbert. Dia adalah seorang ahli vaksinasi yang lahir di Inggris pada April 1962. Dia juga merupakan seorang profesor vaksinologi di Universitas Oxford. Spesialiasi penelitian Gilbert terfokus pada vaksin untuk melawan influenza dan patogen virus yang muncul.


Berkat cintanya terhadap dunia vaksin, Sarah Gilbert, atau yang kerap disapa Gilbert, berhasil menciptakan vaksin COVID-19 bernama AstraZeneca.


Mengenal Sosok Sarah Gilbert


Bagi Gilbert, menjadi seseorang yang hebat seperti saat ini bukanlah hal yang mudah. Meskipun Gilbert kini menjadi seorang profesional dalam dunia medis, sebenarnya dia tidak terlahir dari keluarga dokter. Ayahnya bekerja di bisnis sepatu dan ibunya merupakan seorang guru bahasa Inggris.


Lahir dari keluarga yang biasa-biasa tidak membuat Gilbert menyerah. Berbekal tekad dan kerja keras, Gilbert berhasil melanjutkan studinya hingga mendapatkan gelar doktor.


Sejak duduk di bangku SMA, Gilbert memiliki cita-cita ingin bekerja di bidang kedokteran. Setelah lulus SMA, Gilbert memutuskan untuk kuliah di jurusan ilmu biologi University of Anglia, Inggris.


Begitu lulus S-3, Gilbert langsung bekerja menjadi peneliti di Brewing Industry Research Foundation. Tahun 1990, Gilbert mulai bekerja di sebuah perusahaan biofarmasi yang memproduksi obat-obatan di Kota Nottingham. Kemudian dia aktif bergabung di beberapa laboratorium.


Prestasi Gilbert Selain Vaksin AstraZeneca


Sebelum menciptakan vaksin AstraZeneca, Gilbert beberapa kali tergabung dalam proyek-proyek hebat. Dari mulai penelitian vaksin malaria tahun 1990-an, pengembangan uji klinis vaksin flu universal, hingga pernah memimpin uji coba pertama vaksin Ebola pada tahun 2014.


Keren, bukan?


Proses Penemuan Vaksin AstraZeneca


Gilbert kembali menunjukkan taringnya dengan menciptakan vaksin untuk membentuk antibodi terhadap virus COVID-19. Pada 30 Desember 2020, Inggris menyetujui vaksin AstraZeneca yang dikembangkan Gilbert bersama Oxford Vaccine Group. Dalam proyek ini, Gilbert menjadi ketua.


Hasil kerja keras Gilbert dan tim berbuah manis. Bulan Februari 2021, WHO menyetujui vaksin AstraZeneca. Kemudian, uji klinis pertama pada hewan berlangsung di awal Maret 2021 dan pada manusia berlangsung di akhir Maret 2021.


Fakta Menarik tentang Gilbert


Meskipun Gilbert berhasil menciptakan vaksin COVID-19 AstraZeneca, dirinya tidak mematenkan penemuannya tersebut yang kini digunakan banyak orang. Hal tersebut membuat orang-orang semakin kagum dan respek.


Bagaimana tidak?


Sebenarnya jika dia mengambil hak paten atas penemuannya tersebut, dia akan meraup keuntungan yang besar. Akan tetapi, Gilbert memilih untuk berbagi intelektual demi mengatasi pandemi ini.


Wah, mulia sekali ya sobat sosok di balik vaksin COVID-19 satu ini! Semoga menginspirasi!!!


sosok di balik vaksin covid-19




3 views0 comments