Rekomendasi Artikel Jurnal: Kebijakan Luar Negeri dan Hubungan Internasional

Tema:

Politik

Sub Tema:

Kebijakan Luar Negeri dan Hubungan Internasional

Politik menjadi suatu topik yang tidak akan ada habis-habisnya untuk dibahas, baik itu politik dalam negeri maupun luar negeri. Ranah politik menjadi pembahasan yang luas karena mencakup banyak lingkup yang saling mempengaruhi satu sama lain. Kebijakan publik dalam hal ini memegang peranan penting sebagai alat dari politik untuk menjalankan maksud dan tujuannya. Guna membahas secara lebih lanjut, berikut sejumlah artikel yang Wikilead berikan untuk menambah referensi pembaca:


1.  Populism and International Relations: (Un)predictability, Personalisation, and The Reinforcement of Existing Trends in World Politics oleh Sandra Destradi dan Johannes Plagemann (2019)

Sebagaimana dalam judul, artikel ini membahas mengenai populisme dan hubungan internasional yang menjadi bagian dari dunia perpolitikan. Populis disebutkan telah membentuk pemerintahan di seluruh dunia, mengkaji konsekuensi atas kebangkitan populisme terhadap hubungan internasional yang sangat penting. Meskipun begitu, analisis akademis yang sistematis tentang dampak internasional dari pembentukan pemerintahan populis masih tidak ada, dan komentator politik cenderung membuat kesimpulan dari beberapa kasus populisme sayap kanan di Global North. Populisme dikonseptualisasikan sebagai ideologi “tipis” berdasarkan anti elitism dan anti pluralisme populis menggabungkannya dengan ideologi “tebal” yang berbeda. Berdasarkan topik bahasannya, artikel ini merupakan sumber referensi yang menarik siapapun yang bergelut dalam ranah hubungan internasional. Untuk membaca keseluruhan secara langsung, artikel ini bisa diakses secara bebas (free access) pada website Cambridge Core.


2.  Security expertise and international hierarchy: the case of ‘The Asia-Pacific Epistemic Community oleh Björn Jerdén (2017)

Artikel ini membahas mengenai strategi politik dalam sistem keamanan dan hierarki internasional. Melalui studi tentang hierarki keamanan pimpinan AS yang sangat stabil di Asia Timur, artikel ini mengedepankan konsep komunitas epistemik sebagai penjelasan umum tentang bagaimana pemahaman negara dalam menerima posisi subordinat dalam hierarki internasional. Artikel ini mengkonseptualisasikan sebuah jaringan transnasional dan multidisiplin dari ahli keamanan internasional dengan komunitas epistemik Asia Pasifik serta menunjukkan cara kerja pimpinan Amerika Serikat dalam mempertahankan stabilitas regional. Masih dengan studi internasional, artikel ini merupakan rekomendasi yang tepat bagi yang tertarik dalam hubungan internasional dengan fokus pertahanan dan kemananan negara. Untuk membaca keseluruhan secara langsung, artikel ini bisa diakses secara bebas (free access) pada website Cambridge Core.


3.  Geopolitical Fault-Line Cities in The World of Divided Cities oleh Michael Gentile (2019)

Artikel ini membahas tentang literatur tentang sengketa kota-kota yang terbagi (atau diperebutkan) dalam hal konflik politik. Secara garis besar, artikel ini mengemukakan perbedaan utama antara kota yang terbagi “klasik” dan kota garis sesar geopolitik berkaitan dengan karakter dan sumber konflik. Artikel ini memiliki pembahasan yang sangat menarik karena sumber sengketa utama kota garis sesar geopolitik berkaitan dengan keselarasan geopolitik, kebijakan luar negeri, dan karakter pemerintah secara keseluruhan yang sebagian besar terdapat di tempat lain dan menambahkan ukuran volatilitas yang substansial. Artikel ini merupakan bacaan yang tepat bagi mereka yang ingin mempelajari geopolitik beserta konflik-konflik didalamnya. Untuk membaca keseluruhan secara langsung, artikel ini bisa diakses secara bebas (free access) pada website Science Direct.


4.  Theorising Feminist Foreign Policy oleh Karin Aggestam, Annika Rosamond, dan Annica Kronsell (2019)

Artikel ini menganalisis pengaruh gender dalam kegiatan politik yaitu pembentukan kebijakan luar negeri. Melalui lensa feminis, pembahasan artikel ini menteorisasikan kebijakan luar negeri feminis yang mengungkap bahwa dengan semua maksud dan tujuan, kebijakan luar negeri etis dan perilaku internasional pada umumnya buta gender. Menggunakan teori Hubungan Internasional (HI) feminis dan etika kepedulian, artikel ini merangkul cerita pengalaman hidup perempuan dan kelompok terpinggirkan lainnya di pihak penerima perilaku kebijakan luar negeri. Meskipun erat kaitannya dengan politik dan kebijakan publik, artikel ini mudah dinikmati pembaca secara umum. Untuk membaca keseluruhan secara langsung, artikel ini bisa diakses secara bebas (free access) pada website SAGE Journals.


5.  The Party Politics of Foreign and Security Policy oleh Topio Raunio dan Wolfgang Wagner (2020)

Seperti pada judul, artikel ini mengangkat tema politik yang berpusat pada peranan partai politik. Artikel ini menangkap berbagai unsur yang berbeda mengenai partai, dari menganalisis posisi partai lalu menganalisis perilaku aktual oleh badan legislatif, pemerintah hingga jaringan partai transnasional. Pola koalisi yang berbeda dan perilaku partai dalam kebijakan keamanan, serta dalam perdagangan internasional dan bantuan asing menjadi perhatian. Hal ini mengacu pada  pengambilan keputusan poltik atau kebiajaan publik dipengaruhi oleh perbedaan ideologis asli antara partai-partai politik dan dampak dari ideologi yang saling bersaing. Merupakan rekomendasi yang tepat bagi siapapun yang sedang ingin menggali lebih dalam mengenai partai politik dan dampak yang diberikan untuk membaca artikel ini. Artikel ini bisa diakses secara bebas (free access) pada website Oxford Academic.


Daftar Pustaka

  1. Destradi, S., & Plagemann, J. (2019). Populism and International Relations: (Un)predictability, personalisation, and the reinforcement of existing trends in world politics. Review of International Studies, 45(5), 711-730. doi:10.1017/S0260210519000184

  2. Jerdén, B. (2017). Security expertise and international hierarchy: the case of ‘The Asia-Pacific Epistemic Community.’ Review of International Studies, 43(3), 494–515. https://doi.org/10.1017/s0260210516000437

  3. Gentile, M. (2019). Geopolitical fault-line cities in the world of divided cities. Political Geography71, 126–138. https://doi.org/10.1016/j.polgeo.2019.03.002

  4. Aggestam K, Bergman Rosamond A, Kronsell A. Theorising feminist foreign policy. International Relations. 2019;33(1):23-39. doi:10.1177/0047117818811892

  5. Raunio, T., & Wagner, W. (2020). The Party Politics of Foreign and Security Policy. Foreign Policy Analysis16(4), 515–531. https://doi.org/10.1093/fpa/oraa018


This list of recommended journal articles constitutes a fair-use of any copyrighted materials. Wikilead only provides the list as part of noncommercial activity to leverage knowledge in Indonesia.


Daftar artikel jurnal yang direkomendasikan ini merupakan penggunaan wajar atas materi apapun yang memiliki hak cipta. Wikilead hanya memberikan rekomendasi sebagai bagian dari kegiatan nonkomersial untuk meningkatkan pengetahuan di Indonesia.


___________________________________________________________________________________________________

Kontributor: Putu Indah Kresna Dewi, Balqis Safira, Nada Afra, Ramadhani, Ni’matil Mabarroh, Boy Ertanto, Nazila Rikhussuba, Anisa Arum Melati.

#

politics (politik), international relations (hubungan internasional), foreign policy (kebijakan luar negeri), public policy (kebijakan publik), security (keamanan)

logo wikilead white yellow.png
  • LinkedIn
  • Twitter
  • YouTube
  • Instagram
straight white pemimpin.id png.png
  • Facebook
  • Twitter
  • YouTube
  • Instagram

Daftar untuk informasi terbaru