Rekomendasi Artikel Jurnal: Parenting

Tema:

Pengasuhan

Sub Tema:

Pelecehan Terhadap Anak, Penganiayaan Anak, Perlakuan terhadap Anak

Kekerasan terhadap anak adalah tindak kekerasan yang dilakukan baik secara fisik, seksual, penganiayaan emosional, atau pengabaian terhadap anak. Kekerasan terhadap anak nyatanya dapat memberikan efek yang berkepanjangan bahkan hingga dewasa sekalipun. Pengalaman akan kekerasan yang dialami akan mempengaruhi sifat ketahanan, pengendalian emosi, serta rasa takut dan tekanan. Sehingga untuk mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak, diperlukan pola asuh yang baik serta pengetahuan akan bagaimana memperlakukan anak dengan baik dan benar.  Berikut beberapa referensi terkait pola asuh yang tim wikilead telah himpun:


1. Some call it resilience”: A profile of dynamic resilience-related factors in older adult survivors of childhood institutional adversity and maltreatment oleh Mc Gee, S. L., Maercker, A., Carr, A., & Thoma, M. V. (2020)

Secara garis besar, paper ini membahas kondisi psikologi seseorang yang mengalami penganiayaan di masa kecilnya.  Paper ini juga menjelaskan faktor yang dapat mempermudah ketahanan mental orang dewasa yang mengalami kekerasan dan penganiayaan di masa kecilnya. Paper ini menjelaskan bahwa faktor ini dapat tumbuh dari serangkaian perilaku, pemikiran, serta pengaruh eksternal lingkungan di sekitar individu tersebut tumbuh.  Paper ini dapat dijadikan sebagai bahan pembelajaran untuk orang Tua dalam memberikan perlakuan kepada anak. Untuk membaca keseluruhan paper ini, kita bisa mengakses secara gratis di ScienceDirect.


2. Violence against children during COVID-19 oleh Petrowski, N., Cappa, C., Pereira, A., Mason, H., & Daban, R. A. (2020)

Pandemi COVID-19 tidak hanya berdampak negatif terhadap kondisi kesehatan, ekonomi, melainkan juga berdampak pada kondisi sosial di masyarakat.  Salah satunya fakta yang mengkhawatirkan terkait meningkatnya tingkat kekerasan rumah tangga yang dialami anak.  Paper ini secara khusus menyajikan data kasus terhadap yang terjadi selama COVID-19, yang menjadikan layanan perlindungan dan bantuan anak menjadi hal yang sangat penting.  Tulisan ini direkomendasikan kepada orang tua serta lembaga pemberdayaan masyarakat maupun komunitas yang bergerak di bidang HAM khususnya bidang perlindungan anak. Untuk mengakses tulisan ini, secara menyeluruh, pembaca dapat mengakses secara gratis di ScienceDirect.


3. The Combination of Sibling Victimization and Parental Child Maltreatment on Mental Health Problems and Delinquency oleh Van Berkel et al. (2018)

Paper ini secara khusus membahas kekerasan yang terjadi antara saudara kandung. Studi ini meneliti mengenai bagaimana kombinasi viktimisasi saudara kandung dan penganiayaan anak berkaitan dengan masalah kesehatan mental dan kenakalan pada masa kanak-kanak dan remaja. Viktimisasi saudara kandung berkaitan lebih banyak dengan masalah kesehatan mental dan kenakalan melampaui dampak dari penyiksaan dan pengabaian anak. Moderasi dari viktimisasi saudara kandung yang bergantung pada usia anak hanya ditemukan hubungan antara kedua jenis penganiayaan anak oleh orang tua dan kenakalan. Paper ini ditujukan untuk Orang Tua dan siapa  saja sebagai bahan bacaan umum dalam pola pengasuhan anak. Untuk membaca keseluruhan paper ini, kita bisa mengakses secara gratis dengan mendaftar di SAGE Journals.


4. Association between mothers’ problematic Internet use and maternal recognition of child abuse oleh Sakakihara, A., Haga, C., Kinjo, A., & Osaki, Y. (2019)

Terdapat berbagai macam bentuk penyiksaan terhadap anak; penyiksaan fisik yang ditandai dengan luka maupun penyiksaan psikis yang tidak terlihat namun berdampak lebih serius.  Karena bentuknya, seringkali orang tua tidak menyadari penyiksaan yang mungkin telah dilakukannya. Tulisan ini secara khusus membahas mengenai penyiksaan anak karena pola asuh Ibu akibat penggunaan internet yang bermasalah (Problematic Internet Use (PIU)) dan hubungannya dengan kesadaran pelaku (ibu) akan tindakannya.  Dari tulisan ini didapatkan kesimpulan bahwa ibu yang mengalami PIU lebih sadar akan perbuatannya dibandingkan ibu tanpa PIU.  Tulisan ini ditujukan untuk orang tua dan siapa  saja sebagai bahan bacaan umum dalam pola pengasuhan anak. Untuk membaca keseluruhan paper ini, kita bisa mengakses secara gratis dengan mendaftar di ScienceDirect.


5. The Role of Verbal Threat Information in the Development of Childhood Fear. ‘‘Beware the Jabberwock!’’ oleh Muris, P., & Field, A. P. (2010)

Tentunya kita semua mengetahui bahwa perkembangan mental anak sangat bergantung pada pola pengasuhannya.  Paper ini secara khusus membahas mengenai teori tiga jalur yang dikemukakan oleh Rachman, yang menjelaskan bahwa ketakutan pada anak tidak hanya diakibatkan oleh pengalaman menakutkan yang pernah dialami, namun juga karena gertakan yang diterima anak tersebut.  Tulisan ini bertujuan untuk menyelidiki dampak sebab-akibat dari gertakan terhadap ketakutan anak. Paper ini ditujukan untuk Orang Tua sebagai pembelajaran dalam hal memberikan perlakuan terhadap anak. Untuk membaca keseluruhan paper ini, kita bisa mengakses secara terbuka dan gratis (open access) di SpringerLink.


Daftar Pustaka

  1. Mc Gee, S. L., Maercker, A., Carr, A., & Thoma, M. V. (2020). “Some call it resilience”: A profile of dynamic resilience-related factors in older adult survivors of childhood institutional adversity and maltreatment. Child Abuse & Neglect, 107, 104565. https://doi.org/10.1016/j.chiabu.2020.104565

  2. Petrowski, N., Cappa, C., Pereira, A., Mason, H., & Daban, R. A. (2020). Violence against children during COVID-19 Assessing and understanding change in use of helplines. Child Abuse & Neglect, 104757. https://doi.org/10.1016/j.chiabu.2020.104757

  3. Van Berkel et al. (2018). The Combination of Sibling Victimization and Parental Child Maltreatment on Mental  Health Problems and Delinquency. Sage Journals. https://doi.org/10.1177/1077559517751670

  4. Sakakihara, A., Haga, C., Kinjo, A., & Osaki, Y. (2019). Association between mothers’ problematic Internet use and maternal recognition of child abuse. Child Abuse & Neglect, 96, 104086. https://doi.org/10.1016/j.chiabu.2019.104086

  5. Muris, P., & Field, A. P. (2010). The Role of Verbal Threat Information in the Development of Childhood Fear. “Beware the Jabberwock!” Clinical Child and Family Psychology Review, 13(2), 129–150. https://doi.org/10.1007/s10567-010-0064-1


This list of recommended journal articles constitutes a fair-use of any copyrighted materials. Wikilead only provides the list as part of noncommercial activity to leverage knowledge in Indonesia.


Daftar artikel jurnal yang direkomendasikan ini merupakan penggunaan wajar atas materi apapun yang memiliki hak cipta. Wikilead hanya memberikan rekomendasi sebagai bagian dari kegiatan nonkomersial untuk meningkatkan pengetahuan di Indonesia.


___________________________________________________________________________________________________

Kontributor: Rifa Afantia, Clarissa Junia Ramli, Hilya Raudhotul Anwariyah, Andita Nabila Prameswari, Fadil Muhammad Nasrudy, Abigail Putri

#

children (anak-anak), child abuse (penyiksaan anak), recognition of child abuse (mengenali penyiksaan anak), Parental Child Maltreatment (Penganiayaan Anak Kandung), mental health problem (masalah kesehatan mental)